Siapa bilang yang namanya traveling itu selalu mulus, dapat apa yang dicari. Nggak gitu dehhh....Kalo udah sial ya sial banget dapatnya..
Belum lama ini saya ke Bukit Tinggi demi menonton Pacu Jawi, itu loh karapan sapi ala Sumatera, mirip dengan yang ada di Madura, cuma yang ini tempatnya di bekas sawah yang becek. Sapi-sapi berpacu melintasi jalur berlumpur menciptakan gambar-gambar eksotis kalau difoto.
Begitulah karena Pacu Jawi ini tidak ada jadwal resmi dan berlokasi di kampung-kampung di Tanah Datar, pedalaman Bukit Tinggi sana, jadilah saya mengontak pak Indra, warga asli Bukit Tinggi yang direkomendasikan oleh adik saya.
Pak Indra ini menyewakan mobil dan sudah biasa dipakai oleh stasiun TV tempat adik saya bekerja untuk liputan. Dari beliau pula saya mendapat jadwal Pacu Jawi dan kampung yang akan menyelenggarakannya.
Singkat kata, tiket sudah dipesan otomatis pula dengan mobil pak Indra yang akan mengantar saya selama di Padang dan Bukit Tinggi dan penginapan, O ya sebagai pecandu sejarah, saya juga sudah menyertakan Sawahlunto sebagai tempat yang harus didatangi (kisah di Sawahlunto sudah ada di blog terdahulu).

