13 Juli 2008

Karir Rumah Tangga

Ibu rumah tangga? perempuan jaman sekarang kebanyakan mengerenyit mendengar kata itu. Teman saya yang kebanyakan adalah lajang metropolitan juga sama.

Gabungan kata tersebut identik dg dapur dan daster kusam kedodoran. tentu itu jaman dulu, jaman sekarang ibu RT juga banyak yang sexy.

Lalu hubungan dg saya? jelas ada, saya adalah ibu rumah tangga, tapi juga merangkap kuli di suatu pabrik tontonan gak mutu di Jakarta.

Bedanya dg ibu rumah tangga umumnya, saya adalah kelas ecek ecek, kalah jauh jika dibandingkan dg para ibu di sekitar komplek.

contoh : saya kurang kompeten dlm hal memasak, saya lbh jago mengetik ala kelurahan. Emang suami dan anak mau dikasih makan tinta printer ?

Para lajang ibu kota, hormatilah ibu rumah tangga, berkat merekalah kalian mendapatkan cukup gizi sebagai nutrisi otak,,,,,,,

26 Juni 2008

ASMARADANA

Sang asmaradana melayang
perlahan, mencari titian.

Pengembaraan akankah usai,
samar terpahat wajah,

dia kah, sang lintang panjer sore..
dalam mimpi sang ksatria.
wadah tumpahan hasratnya

TB - Playgroup


Lazimnya Ibu Ibu yang mempunyai anak balita, hampir pasti selalu memasukkan anaknya ke Taman Bermain istilah kerennya Playgroup.

Alasannya pun seragam, supaya anaknya bisa bersosialisasi krn kegiatannya sepenuhnya bermain sambil sedikit sedikit disisipi pengetahuan seperti melipat, mewarnai dan berdoa. Intervalnya hanya 3 kali seminggu, 2 jam setiap pertemuan.

Saya juga salah satu dari kelompok Ibu diatas, selain saya juga berlagak seperti perempuan kantoran yg sibuk mengejar kebutuhan dan gengsi yang tidak ada habisnya.

Asyar anak saya, masuk TB Seruni pada umur 3 tahun, setelah setahun di TB akhirnya Juli tahun ini, sang Bunda Seruni yang sangat dekat dg Asyar menyatakan jagoan cilik ini sudah pantas utk naik ke TK A. Bukan saya yg ambisi loh, saya sih dg egois tetap ingin si raja kecil ini tetap di TB dan tetap menjadi balita .-.#%...

Tiba tiba saya merasakan keharuan yg menyentak, bukan saja krn Asyar beranjak besar tapi juga menyadari betapa sabarnya para Bunda pengasuh di TB. Saat pengambilan raport, diserahkan juga barang barang yg semula diletakkan di rak masing masing anak. Saat membuka kotak barang Asyar, terdapat hasil karya selama berada di TB.

Huruf yg masih mencong dan peot, buku gambar yg coreng moreng bak lukisan abstrak, juga hasil tempelan kertas warna warni.

Ah, time goes by...burung kecil ini mulai mengepakkan sayap, semoga nantinya akan menjelma menjadi Rajawali.

21 Juni 2008

KITCHEN CABINET





Meniru istilah Umar Kayam di buku tersohornya..Mangan ora Mangan yang menceritakan kehidupan harian beliau dengan 2 org Kitchen Cabinet dan anak2 nya. Kitchen Cabinet disini maksudnya yg membantu di rumah a. k. a pembokat.

Di gubuk saya, jelek2 begini saya juga punya dua Kitchen Cabinet, satu utk mengurus anak saya karena saya adalah perempuan yang sok sok-an berkarir. satu lagi utk mengurus rumah, mencuci dll.

Sehubungan dengan naiknya harga minyak dunia, maka saya sebagai salah satu pemegang saham merangkap direktur operasional dan keuangan di gubuk sawangan berkenan menaikkan kesejahteraan 2 Kitchen Cabinet tsb masing-masing Rp 50.000, efektif bulan Juni 2008.

Jadilah pengasuh ndoro kecil saya yang sudah 4 tahun ngenger di gubuk bergaji Rp 950.000 bersih tanpa potongan. sedangkan si mbak yang junior bergaji Rp 400.000,-
Berhubung saya kurang tahu apakah ada perda ttg gaji suster dan pembantu. Jadi saya mengandalkan gosip2 para ibu RT utk menetapkan UMR utk 2 staf domestik saya.

Apakah mereka puas?,,wah ndak tau,,,tapi menilik wajah mereka yg berseri-seri..sepertinya situasi tetap terkendali.

Beberapa waktu yg lalu saya bertemu sahabat saya, istri seorang pangeran Batak perantauan keturunan Sisingamangaraja, dengan berseri seri beliau menceritakan pembantu barunya yang gres dari kampung yg bersedia mengurus 2 anak plus mengurus rumah dan rela dibayar Rp. 275.000,- utk ukuran Jakarta loh. Saya cuma bisa gedek gedek membayangkan hidup seperti apa yang dicita citakan dg uang segitu..dan apakah teman saya juga meluluskan permintaan yg ajaib tsb,,saya jg lupa tanya.

19 Juni 2008

Data adalah NYAWA

Kemarin, saat sebagian karyawan pabrik sudah pulang,,,tiba2 nyelonong email dari salah satu majikan di Kuala Lumpur, Malaysia yg isinya minta dikirimkan data biaya sulih suara dari Juni s/d Sept 2007.

Saya pun berusaha membaca pesan dalam bahasa Inggris yg canggih bin njelimet,,,,ooo..gitu toh pesannya...

Ternyata utk memastikan saya mudeng dg perintah tertulis,,,sang juragan merasa perlu mengontak saya langsung dari kantor pusat. Setelah blah,,,blah,,,,tanya jawab dlm bahasa Inggris akhirnya..Yes,.Inggih Juragan,,,,saya minta waktu sampai Jumat....!

Kamis,,,saya membuat draft dan membuka2 file saya,,,,,,Gusti Allah ora sare,,,,,he,,,he...data yg saya butuhkan ada semua....akibat saya lumayan rajin mengumpulkan data judul2 film yg disulih suarakan, . ..

Beruntung saya pernah nyambi jadi pengurus arsip...lalu naik pangkat jadi admin executive...sama saja yah......dan pernah menjalani indoktrinasi 3 tahun di barak Kalimalang tentang pentingnya rekam jejak. Ibaratnya kita mau ngapain aja pasti butuh data.

Singkat kata saya sudah selesai mengirimkan laporan pd hari Kamis.

Dengan kalimat berbuih buih,,,saya melampirkan laporan lengkap dg cc ke majikan saya yg lain. Seperti lazimnya majikan...mereka hanya menjawab dg kata pendek.."thanks!.....wah..Asu..!

Saya pandangi binder file dg mesra...dan berbisik "I love You",,,bya.. ha ha...